

|
Salam UkUwaH :)
Monday, 15 October 2012 • 18:17 • 0 comments
Dalam persaudaraan atau persahabatan
sejati, hubungan terjalin demi kebaikan mencapai redha Allah. Karena kebaikan
merupakan sesuatu yang tidak pernah berubah, hubungan mereka yang diikat secara
hakiki tidak akan hancur termakan dek usia, dan tak akan punah termakan zaman
jua. Kasih sayang mereka berlangsung abadi, kekal sepanjang masa. Mereka saling
memberi dan menerima. Saling menasihati dalam menuju kebaikan dan menguatkan sesama
sendiri dalam kesabaran demi mencapai redha Allah s.wt. yakni itulah sahaja
tuhan yang layak disembah dan untuk memohon pertolongan.
‘Aisyahradhiyallahu ‘anha menuturkan:
“Setiap kali disampaikan kepada beliau sesuatu yang kurang berkenan dari
seeorang, beliau tidak mengatakan: “Apa maunya si ‘Fulan’ berkata demikian!”
Namun beliau mengatakan: “Apa maunya ‘mereka’ berkata demikian!” (HR.
At-Tirmidzi).
Anas bin Malik menceritakan: “Pernah suatu
kali seorang lelaki datang menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam
dengan bekas celupan berwarna kuning pada pakaiannya (bekas za’faran). Biasanya
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sangat jarang menegur sesuatu yang
dibencinya pada seseorang di hadapannya langsung. Setelah lelaki itu pergi,
beliau pun berkata: “Alangkah bagusnya bila kalian perintahkan lelaki itu untuk
menghilangkan bekas za’faran itu dari bajunya.”
(HR. Abu Daud & Ahmad).
Abdullah bin Mas’ud berkata: Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda: “Inginkah aku kabarkan kepadamu
oang yang diselamatkan dari api Neraka, atau dijauhkan api Neraka darinya?
Yaitu setiap orang yang ramah, lemah lembut dan murah hati.” (HR. At-Tirmidzi).
“SAHABAT” tu seperti bintang yang cahayanya
kian jauh kian gemerlap, keindahan cahayanya selalu dinanti oleh penjelajah
kompas bumi , Terkadang redup, namun tak menghilangkan keindahan cahayanya , ia
tetap ada dan setia menemani bulan dalam gelapnya alam dimalam hari. Sahabat
tak pernah dimiliki seutuhnya namun tak bisa dilupakan , selama degupan jantung
masih berdeyut, bahkan ia akan kekal hingga dipertemukan pada zaman yang di
tentukan di alam barzah, Nan selalu ada di dalam hati yang amat dalam.
Dari Abu Ayyub Radliyallaahu 'anhu bahwa
Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Tidak halal bagi
muslim memutuskan persabatan dengan saudaranya lebih dari tiga malam. Mereka
bertemu, lalu seorang berpaling dan lainnya juga berpaing. Yang paling baik di
antara keduanya ialah memulai mengucapkan salam. Muttafaq Alaihi.
Ku ajak engkau untuk mencari makna
persahabatan yang hakiki dan nilainya, yang hanya bisa ditemukan ketika
persahabatan itu kau sandarkan pada persaudaraan ilahiyyah… Rabbul izzati
|
![]() ![]() ღ♡ღ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ ღ♡ღ
![]() ![]() Owner: fyfiy |